Skip to main content

follow us

Sholat Gerhana Bulan dan Matahari - Imam Maliki dan Syafi’i berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidatuna A’isyah berpendapat bahwa sholat gerhana dengan dua roka’at dengan dua kali ruku’, berbeda dengan sholat Id dan Jum’at.

Sholat gerhana matahari dan bulan adalah sunnah dan dilakukan secara berjamaah. Sholat khusuf untuk gerhana bulan dan sholat kusuf untuk gerhana matahari.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas yang dijelaskan oleh Abu Umar bahwa hadits ini shahih, yakni sholat gerhana dikerjakan dua roka’at dengan dua kali ruku’.

Apalagi dalam setiap ruku’ disunnahkan membaca tasbih berulang-ulang dan berlama-lama. سُبْحَانِ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ Tasbih berarti gerak yang dinamis seperti ketika bulan berrotasi (berputar mengelilingi kutubnya) dan berevolusi (mengelilingi) bumi, bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi matahari, atau ketika matahari berotasi dan berevolusi pada pusat galaksi Bimasakti.



Namun pada saat terjadi gerhana, ada proses yang aneh dalam rotasi dan revolusi itu. Maka bertasbihlah! Maha Suci Allah, Yang Maha Agung! Adapun tata cara shalat gerhana adalah sebagai berikut:

1. Sebelum sholat, jamaah dapat diingatkan dengan ungkapan, ”Ash-shalatu jaami’ah.”

2. Niat melakukan sholat gerhana matahari (kusufisy-syams) atau gerhana bulan (khusufil-qamar), menjadi imam atau ma’mum. أُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ / لِخُسُوْفِ الْقَمَرِ اِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّهِ تَعَالَى

Baca Juga : 4 Kunci Untuk Menuju Pintu Rezeki

3. Sholat gerhana dilakukan sebanyak dua rakaat.

4. Setiap rakaat terdiri dari dua kali ruku dan dua kali sujud.

5. Setelah rukuk pertama dari setiap rakaat membaca Al-Fatihah dan surat kembali

6. Pada rakaat pertama, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. Demikian pula pada rakaat kedua, bacaan surat pertama lebih panjang daripada surat kedua. Misalnya rakaat pertama membaca surat Yasin dan ar-Rahman, lalu raka’at kedua membaca al-Waqiah dan al-Mulk.

7. Setelah sholat disunahkan untuk berkhutbah. ( Website Resmi Nahdlatul Ulama)

Demikianlah artikel tentang Sholat Gerhana Bulan dan Matahari, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk para pembaca setia blog pustaka ilmu. Terimakasih

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar